TADRIS: Membangun Regenerasi yang berkelanjutan

semafdi.my.id, Kairo – Setiap pergantian ajaran baru pendidikan tidaklah asing di kalangan pelajar selalu diadakan kegiatan ORMABA atau Masa Perkenalan Lingkungan Sekolah. Begitu juga kegiatan ORMABA juga dilakukan oleh mahasiswa baru khususnya mahasiswa Indonesia yang akan menempuh pendidikan di luar negeri seperti kota Kairo, Mesir.
Beberapa tahun terakhir ini banyak sekali lembaga-lembaga yang mengadakan kegiatan ORMABA selain Organisasi Induk Mahasiswa Mesir (PPMI) Mesir seperti Kekeluargaan setiap daerah, Senat Mahasiswa bahkan sampai Almamater Pondok Pesantren membuat kegiatan tersebut semeriah mungkin betapa pentingnya agenda tersebut wajib dilaksanakan. Seperti halnya Senat Mahasiswa Fakultas Dirasat Islamiyah Wa Arabiyyah Lil Banin bil Qahiroh mengadakan ORMABA dengan tema “TADRIS”.
Acara ini dilaksanakan di bulan Ramadhan pada hari Sabtu, 15 Maret 2025 di Sekretariat Al-Ikhlas Mesir dengan Tema TADRIS yang dihadiri Majelis Permusyawaratan Anggota (MPO), Dewan Pengurus SEMA-FDI dan para alumni Fakultas Dirasat Islamiyah Wa Arabiyyah baik Pascasarjana maupun Doktoral. Kegiatan ini juga mendapat sambutan hangat oleh Ketua Senat Mahasiswa SEMA-FDI yang pertama pada tahun 2003 yaitu K.H Anir melalui video.
Apa itu kegiatan TADRIS? TADRIS (Ta’aruf Dirasat Islamiyah Wa Arbiyyah) merupakan kegiatan yang dilaksanakan oleh Dewan pengurus SEMA-FDI pertama kali pada tahun ini. Sebelum adanya TADRIS ini sudah diadakan kegiatan tersebut di tahun 2024 hanya saja dijadikan satu dengan kegiatan “Khoritotul Ulum” kemudian berbagai pertimbangan kegiatan ini di khususkan untuk mahasiswa baru setiap tahunnya. Sebagaimana Ust. Hilal Baihaqi selaku ketua SEMA-FDI 2024/2025 menyampaikan:
“Ada 3 agenda untuk mahasiswa baru yaitu TADRIS, Campus Tour dan Khoritotul Ulum. Semua agenda ini akan dilaksanakan secara bersamaan dengan kegiatan TADRIS untuk tahun-tahun selanjutnya”
Dalam kegiatan ini juga memperkenalkan kepada seluruh mahasiswa baru bahwa SEMA-FDI tahun ini bukan hanya fokus kepada keilmuan dan kegiatan kampus saja melainkan dalam berbagai bidang seperti kaderisasi, sosial dan dakwah sehingga ketika tema-teman bergabung dalam kepengurusan bukan hanya relasi saja melainkan berbagai bidang yang akan didapatkan.
“Bergabung menjadi Dewan Pengurus SEMA-FDI bukanlah organisasi seperti yang lainnya menguras banyak waktu melainkan kita dapat menjalankan tugas tersebut dengan santai, bisa mengatur waktu belajar mengajar, dan lain-lain”. Kata Ust. Hilal Baihaqi (Ketua SEMA-FDI 24/25)
Dengan diadakan kegiatan TADRIS dapat menumbuhkan semangat kepada teman-teman mahasiswa baru selama menempuh pendidikan di Mesir serta regenerasi setiap tahunnya untuk terus berkarya, memberikan inovasi serta meneruskan estafet perjuangan yang telah dibangun.
Penulis: Muqoddas



