Jasad yang Dimandikan Malaikat.

Jasad yang Dimandikan Malaikat.

SEMA-FDI
16 Oktober 2019
3 menit 0 views
Jasad yang Dimandikan Malaikat.
(Hengki Amsaleh)
sahabat yang juga gugur sebagai syahid dalam Perang Uhud adalah Hanzhalah. Setelah peeperangan selesai, para sahabat menemukan jasadnya basah dan masih meneteskan air. Para sahabat pun bergegas melaporkan keadaannya kepada Rasulullah SAW.  Rasulullah SAW pun berkata: “Tanyakanlah kepada istrinya, mengapa bisa demikian, apa yang sebenarnya terjadi pada dirinya sebelum ikut berperang?”. Saat tiba di Madinah, para sahabat menceritakan keadaan Hanzhalah kepada istrinya, Jamilah binti Ubay ibn Salul: “Suamimu telah gugur sebagai syahid di medan perang kemarin. Bersabarlah, karena Allah tidak akan menyia-nyiakan suamimu. Allah akan membalasnya dengan surga.” “Segala puji bagi Allah yang telah menjadikan suamiku syahid di medan perang. Insya Allah, aku bersabar,” ujar Jamilah dengan jiwa yang tegar.
“Kami ingin bertanya kepadamu tentang suamimu.” “Memangnya, ada apa dengan suamiku?” “Kami menemukan jasad suamimu basah dan masih meneteskan air. Lalu, kami laporkan kepada Rasulullah dan beliau bilang, suamimu telah dimandikan malaikat. Selanjutnya, Rasulullah menyuruh kami untuk menanyakannya kepadamu, mengapa bisa demikian?” “Oh … itu,” kata Jamilah dengan wajah malu, “sebenarnya,... aku dan suamiku baru saja menikah. Sebagai pengantin baru, kami pun melalui malam-malam layaknya orang yang baru menikah. Suatu ketika kami mendengar seruan untuk berjihad. Tanpa pikir panjang, suamiku bergegas bangun, mengenakan baju zirah, mengambil pedang, lalu keluar menuju medan perang dalam keadaan junub.” “Sekarang, kami tahu mengapa suamimu dimandikan malaikat setelah ia berperang dengan gagah berani dan akhirnya gugur sebagai syahid,” kata para sahabat. “Ini adalah karunia Allah yang Dia berikan kepada siapa pun yang Dia kehendaki. Allah adalah pemilik karunia yang besar,” tutur Jamilah dengan wajah berseri.
Sumber: Buku 115 kisah menakjubkan dalam kehidupan Rasulullah SAW, hal 182-183.

Komentar (0)

Tertarik untuk ikut berdiskusi?

Masuk ke Akun

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Artikel Terkait

Lihat Kategori
المزج المعرفي بين المعتزلة والأشعرية على البنية العقدية المتحدة: قراءة في الفكر الكلامي عند محمد عبده
ArtikelTulisan 2019 - 2025
19 Mar 2025
14 menit baca

المزج المعرفي بين المعتزلة والأشعرية على البنية العقدية المتحدة: قراءة في الفكر الكلامي عند محمد عبده

قام محمد عبده بمشروع تكوين الفكر الكلامي المستجد عنده. فمزج عبده بين الفكر الاعتزالي والفكر الأشعري على بنية الفلسفة الكلامية المتحدة. فبدأ عبده مشرو...