Begini Jawaban Dr. Usamah Soal Bagaimana Menjadi Insan Berkarakter Azhari ?

Begini Jawaban Dr. Usamah Soal Bagaimana Menjadi Insan Berkarakter Azhari ?

SEMA-FDI
25 Maret 2015
4 menit 0 views
Staf pengajar, ulama beken dan berkharisma Universitas Al-Azhar, Dr. Usamah al-Sayyid al-Azhari, saat mengisi kuliah umum tentang “Bagaimana menjadi insan berkarakter azhari?” di Auditorium dan Ruang Sidang Prof. Dr. Fuad Ali Mukhaimar, Fakultas Dirasat Islamiyah Wal 'Arabiyah (FDI) Putra, Universitas Al-Azhar Kairo, Rabu (25/3/2015) pagi.

semafdicairo.org, Kairo — Pagi tadi salah satu staf pengajar yang juga ulama beken dan berkharisma Universitas Al-Azhar, Dr. Usamah al-Sayyid al-Azhari, memberikan kuliah umum tentang “Bagaimana menjadi insan berkarakter azhari?” di Auditorium dan Ruang Sidang Prof. Dr. Fuad Ali Mukhaimar, Fakultas Dirasat Islamiyah Wal 'Arabiyah (FDI) Putra, Universitas Al-Azhar Kairo.

Dia mengatakan, generasi muda Al-Azhar adalah poros fundamental yang akan memahat bangunan umat di masa depan ke arah yang lebih bagus. Sebagai alumnus dan staf pengajar di Universitas tertua di dunia itu, ia juga menilai, kegiatan kuliah umum merupakan bagian dari  majelis ilmu yang mulia. Oleh karena itu, ia meminta para hadirin untuk mengikutinya dengan tenang dan penuh hikmat.

“Anda sekalian ini adalah poros fundamental yang akan memahat bangunan ini (keilmuan, red). Ini majelis adalah majelis ilmu yang mulia, oleh karena itu, anda harus tenang (tidak omong sendiri dan membuat gaduh, red),” kata Dr. Usamah al-Sayyid al-Azhari di Auditorium dan Ruang Sidang Prof. Dr. Fuad Ali Mukhaimar, FDI, Kairo, Rabu (25/3/2015) pagi.

Dalam paparannya, ia menceritakan perjalanan ulama besar dari Syam yang belajar ke Mesir pada usia kurang dari 20 tahun. Ulama tersebut adalah Ahmad al-Maktabi. Dr. Usamah menjelaskan tentang bagaimana menjadi insan berkarakter azhari yang moderat, mengarungi dan mendalami ilmu, mengemban dan menyebarkan risalah islam ke seluruh penjuru dunia.

Menurut dia, hal pertama yang harus ada pada diri seorang azhari yang betul-betul paripurna, ialah dalam hatinya itu bersemayam kalam ilahi.

“Salah satu unsur azhari yang hakiki, yang paripurna, orang yang di dalam hatinya itu bersemayam kalamullah,” ujarnya.

Selain itu, kata Dr. Usamah, seorang azhari harus memuliakan majelis ilmu dan banyak-banyak berguru dengan para ulama.

“Oleh karena itu, seorang azhari, ia memuliakan institute ilmu, Al-Azhar, butuh waktu dalam berguru kepada para ulama,” tambahnya.

Sementara itu, ia juga mengingatkan, seorang azhari harus paham bahasa. Karena bahasa adalah kunci yang sangat prinsipil dalam mempelajari agama.

"Tidak ada azhari yang tidak tahu nahwu, sharaf, ma'ani, bayan, badi'," pungkasnya.


Reported by : SEMA-FDI reporters.

Komentar (0)

Tertarik untuk ikut berdiskusi?

Masuk ke Akun

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Artikel Terkait

Lihat Kategori
المزج المعرفي بين المعتزلة والأشعرية على البنية العقدية المتحدة: قراءة في الفكر الكلامي عند محمد عبده
ArtikelTulisan 2019 - 2025
19 Mar 2025
14 menit baca

المزج المعرفي بين المعتزلة والأشعرية على البنية العقدية المتحدة: قراءة في الفكر الكلامي عند محمد عبده

قام محمد عبده بمشروع تكوين الفكر الكلامي المستجد عنده. فمزج عبده بين الفكر الاعتزالي والفكر الأشعري على بنية الفلسفة الكلامية المتحدة. فبدأ عبده مشرو...