Belajar Bareng Ilmu Mantiq (2)

Belajar Bareng Ilmu Mantiq (2)

SEMA-FDI
6 November 2014
3 menit 0 views
Kamis, 6 November 2014   12:17 CLT


Arif al-Anang saat menjadi pembicara di hadapan mahasiswa tingkat dua SEMA-FDI Kairo, di taman Al-Azhar depan Departemen Bahasa al Syeikh Zayed Center For Teaching Arabic For Non Natives, Hay Sadis, Kairo, Kamis (6/11/2014).


sema-fdi.blogspot.com, Kairo —  Mahasiswa tingkat dua SEMA-FDI Kairo mengikuti Belajar Bareng (Belbar) ilmu mantiq yang disampaikan oleh Arif al-Anang di taman Al-Azhar depan Departemen Bahasa al Syeikh Zayed Center For Teaching Arabic For Non Natives, Hay Sadis, Kairo, Kamis (6/11) siang.

Menurut Arif al-Anang, bab tarikh mantiq dalam diktat perkuliahan tingkat dua Dirosah tidak harus dibahas. Ia menganggap bahwa hal ini ditulis oleh dosen mantiq hanya sebagai bonus saja. 

"Bab tarikh itu hanya tambahan duktur saja, gak dibahas gak apa-apa. Intinya dalam bab ini hanya membicarakan penemu mantiq pertama Aristo, bukan Aflatoon," katanya.

Dikatakannya bahwa untuk belajar al-Alfadhz, ia berpendapat supaya lebih gamblang pembahasannya harus menggunakan papan tulis. 

"Kami tawarkan buat teman-teman supaya lebih jelas, kita butuh papan tulis," tutur Arif.

Mahasiswa Dirosah tingkat dua ini lalu melanjutkan pembicaraannya tentang arti al-Dilalah. Ia menuturkan pendapat paling masyhur mendefinisikan al-Dilalah sebagai pengilustrasian  sesuatu dengan sesuatu lain supaya terjadi penafsiran. 

“Pengambaran sesuatu dengan sesuatu yang memahamkan,” jelasnya.

Lanjut Arif  pada bab pembagian al-Dilalah yang dibagi menjadi dua jenis, lafdhiyyah dan ghair lafdhiyyah. Masing-masing masih dibagi menjadi 'aqliyyah, thobi’iyyah, dan wadh’iyyah.

Arif juga berpendapat, bahwa pembahasan dilalah lafdhiyyah wadh’iyyah akan memerlukan waktu yang lebih banyak.  

“Saya rasa pada pembahasan lafdhiyyah wadh’iyyah, butuh waktu lama,” ungkapnya.

Dalam acara ini, mahasiswa asal Jambi Abdur Rahman sangat aktif menambahkan hal-hal yang kurang dari penjelasan Arif al-Anang.

Belajar bareng ilmu mantiq ini sudah kedua kalinya diadakan oleh  mahasiswa tingkat dua SEMA-FDI Kairo.




Reported by : SEMA-FDI reporters.

Komentar (0)

Tertarik untuk ikut berdiskusi?

Masuk ke Akun

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Artikel Terkait

Lihat Kategori
المزج المعرفي بين المعتزلة والأشعرية على البنية العقدية المتحدة: قراءة في الفكر الكلامي عند محمد عبده
ArtikelTulisan 2019 - 2025
19 Mar 2025
14 menit baca

المزج المعرفي بين المعتزلة والأشعرية على البنية العقدية المتحدة: قراءة في الفكر الكلامي عند محمد عبده

قام محمد عبده بمشروع تكوين الفكر الكلامي المستجد عنده. فمزج عبده بين الفكر الاعتزالي والفكر الأشعري على بنية الفلسفة الكلامية المتحدة. فبدأ عبده مشرو...