Berpandangan Sempit Soal Bid'ah, Buat Umat Islam Jadi Terbelakang

Berpandangan Sempit Soal Bid'ah, Buat Umat Islam Jadi Terbelakang

SEMA-FDI
27 Maret 2015
3 menit 0 views
Dr. Fathi Sa'id saat mengisi pengajian ilmiah dan talaqi di Auditorium DAHA KMJ, Nasr City, Kairo, Kamis, (26/3/2015) sore.
semafdicairo.org, Kairo — Ulama Dar Al-Iftaa Mesir yang juga alumnus Universitas Al-Azhar Fakultas Dirasat Islamiyah wal ‘Araabiyah (FDI), Dr. Fathi Sa'id, menilai hadirnya pihak-pihak yang berpandangan sempit dalam menyikapi bid'ah, akan membuat kondisi umat jadi terbelakang, dan menambah perpecahan dalam tubuh Islam.

“Orang yang berpandangan sempit soal bid’ah, merekalah penyebab keterbelakangan umat,” kata Dr. Fathi Sa'id -dengan nama panjangnya Fathi Sa'id Umar Ahmad Khalil al-Hujairi al-Maliki al-Asy'ari al-Syadzili al-Azhari, saat mengisi pengajian ilmiah dan talaqi bertempat di Auditorium DAHA Keluarga Mahasiswa Jambi (KMJ), Nasr City, Kairo, Kamis (26/3/2015) sore.

Bahkan selama ini, diakui Dr. Fathi Sa'id, sejak mulai berdirinya Al-Azhar sebagai pusat utama pendidikan Islam di dunia sudah mengamini adanya teori klasifikasi dalam masalah bid'ah. Hal itu ia tegaskan, menanggapi adanya sejumlah pihak yang tidak menerima teori klasifikasi  tersebut, baik itu bid'ah yang bersifat syar'i atau lughawi, mahmudah atau madzmumah, maupun permasalahan apakah bid'ah itu hal yang wajib atau haram.

“Sejak awal berdirinya, Al-Azhar sudah menyatakan ada klasifikasi dalam masalah bid'ah,” katanya dengan tegas.

Sementara itu, melihat mahasiswa Al-Azhar akan menghadapi ujian di termin dua. Dr. fathi Sa’id mengamanahkan untuk terus belajar dengan sungguh-sungguh. Sehingga mahasiswa Indonesia yang belajar di Al-Azhar ketika pulang ke kampung halamannya nanti, mereka mampu berkontribusi dan membawa banyak manfaat bagi diri mereka sendiri, keluarga, dan negara Indonesia. Tentunya dengan menjajakan agama Islam sesuai pemahaman kewasathiyahan Al-Azhar.

“Saya wasiatkan pada anda sekalian untuk terus belajar, sehingga ketika pulang nanti, anda dapat memberikan manfaat bagi diri anda sendiri, keluarga dan juga Indonesia. Pahamilah agama anda dengan kewasathiyahan Al-Azhar,” pungkasnya.


Reported by : SEMA-FDI reporters.

Komentar (0)

Tertarik untuk ikut berdiskusi?

Masuk ke Akun

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Artikel Terkait

Lihat Kategori
المزج المعرفي بين المعتزلة والأشعرية على البنية العقدية المتحدة: قراءة في الفكر الكلامي عند محمد عبده
ArtikelTulisan 2019 - 2025
19 Mar 2025
14 menit baca

المزج المعرفي بين المعتزلة والأشعرية على البنية العقدية المتحدة: قراءة في الفكر الكلامي عند محمد عبده

قام محمد عبده بمشروع تكوين الفكر الكلامي المستجد عنده. فمزج عبده بين الفكر الاعتزالي والفكر الأشعري على بنية الفلسفة الكلامية المتحدة. فبدأ عبده مشرو...