Manisnya Iman

Manisnya Iman

SEMA-FDI
20 Juni 2015
3 menit 0 views
Sabtu, 20 Juni 2015 | 22.48 CLT
Ilustrasi (Courtesy of Google)
Rasulullah shallaLlaahu 'alaihi wasallam bersabda: "Tiga perkara yang apabila terdapat dalam diri seseorang, maka dia menemukan manisnya iman; hendaknya Allah dan RasulNya lebih dicintainya dari pada (manusia atau sesuatu) yang lain, hendaknya tidak mencintai seseorang kecuali karena Allah, hendaknya tidak suka kembali (atau berada) pada kekafiran sebagaimana dia tidak suka dilemparkan kedalam neraka".

Panjang pembahasan dalam hadits ini, tapi sementara cukup membahas manisnya iman dulu, selebihnya silahkan cari di syarah-syarah Shahih Bukhory.

Ibnu Rajab berpendapat, bahwa rasa (manisnya) iman adalah suatu yang materi dan dapat diindra. Iman mempunyai rasa manis yang dapat diindra/dirasakan oleh hati, sebagaimana manisnya rasa suatu makanan dapat dicicipi oleh mulut, iman adalah makanan penguat hati, sebagaimana makanan adalah penguat tubuh.

Dan sebagaimana tubuh tidak bisa menikmati manisnya makanan saat sakit, begitu pula hati tak bisa menemukan manisnya iman saat menderita penyakit hati.

Dan sebagaimana tubuh saat sakit terkadang menyukai makanan yang mengandung racun, begitu pula hati terkadang menyukai hawa nafsu dan maksiat kala berpenyakit.

Begitulah, kenikmatan iman adalah buah yang representatif dengan amal perbuatan kita. Tidak sepantasnya kita merasa benar-benar beriman, sedangkan tubuh kita masih gemar bermaksiat. Dan jangan harap kita menemukan kenikmatan itu dengan sendirinya tanpa usaha keras.

Sebagai pemantik semangat, silahkan diingat-ingat perkataan 'Utbah alGhulam ini: "Aku berusaha keras dan memaksakan diri dalam melakukan shalat selama 20 tahun, dan aku baru menemukan nikmatnya shalat setelah itu semasa hidupku".

Written by: Nidhamuddin

Komentar (0)

Tertarik untuk ikut berdiskusi?

Masuk ke Akun

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Artikel Terkait

Lihat Kategori
المزج المعرفي بين المعتزلة والأشعرية على البنية العقدية المتحدة: قراءة في الفكر الكلامي عند محمد عبده
ArtikelTulisan 2019 - 2025
19 Mar 2025
14 menit baca

المزج المعرفي بين المعتزلة والأشعرية على البنية العقدية المتحدة: قراءة في الفكر الكلامي عند محمد عبده

قام محمد عبده بمشروع تكوين الفكر الكلامي المستجد عنده. فمزج عبده بين الفكر الاعتزالي والفكر الأشعري على بنية الفلسفة الكلامية المتحدة. فبدأ عبده مشرو...