Menangkan Semangka Forsema, Senat Ushuluddin : Bukan Menang Yang Kita Cari

Menangkan Semangka Forsema, Senat Ushuluddin : Bukan Menang Yang Kita Cari

SEMA-FDI
10 Juni 2015
3 menit 0 views
Rabu, 10 Juni 2015 | 02.23 CLT
Suasana kegiatan Forsema Sport Show di Nadi Syabab, Madrasah, Hay Asyir, Kairo,  Rabu (10/6/2015) sore.
semafdicairo.org, Kairo — Bebarapa tim futsal dari empat Senat sore tadi berkumpul mengikuti kegiatan Forsema Sport Show di Nadi Syabab, Madrasah, Hay Asyir. Para aktor dari masing-masing Senat unjuk kebolehannya dalam bermain futsal.

Kegiatan olah raga Forsema yang mengambil tema "Perkuat Ikatan Silaturahim, Kita Bangun Atmosfer Kebersamaan dan Kerja Kolektif" itu, diikuti oleh empat Senat Mahasiswa dari fakultas yang berbeda. Antara lain: SEMA-FSI, SEMA-FDI, SEMA-FU dan SEMA-FBA.

Kegiatan itu seharusnya dimulai pukul tiga sore waktu Kairo, namun karena keterlambatan pemain sehingga permainan baru dimulai pukul 15:30 CLT. Juga oleh karena ada perubahan schedule, maka macam kegiatan Forsema tersebut berubah menjadi futsal dan bola basket. 

Dalam pertandingan futsal Forsema itu, Senat Mahasiswa Fakultas Ushuluddin (SEMA-FU) berhasil meraih juara satu. Menurut salah satu pemangku roda kepemimpinan SEMA-FU, M. Hamam Nasyirudin, menyatakan pihaknya sangat merasa bersyukur dan bahagia bisa bermain futsal antar Senat yang berbeda. Karena menurutnya, tujuan bermain futsal bersama untuk mempererat tali ukhuwah supaya jalinan persaudaraan tetap terus terjaga.

"Merasa sangat bahagia bisa bermain dan bersilaturahmi dengan anggota Senat-senat lainya untuk mempererat tali ukhuwah yang kuat. Karena bukan menang yang kita cari, tapi bermain bersama dan jalinan persaudaraan yang harus tetap dijaga bersama," ujar Hamam di Kairo, Rabu (10/6/2015).

Iapun berharap agar fungsi dari Forsema sebagai alat untuk merangkul dan melecut Senat-senat dari berbagai macam fakultas supaya tetap kompak, menjaga jalinan silaturahim yang kuat dan berkesinambungan. 

"Harapan kami untuk semua Senat:Lughah, Syariah, Dirasat dan Ushuluddin untuk tetap kompak menjaga jalinan silaturahmi yang kuat berkesinambungan," kata Hamam.

Bentuk kerjasama antar Senat, hemat Hamam, tidak sebatas di sektor olah raga saja. Melainkan juga di sektor-sektor lain, semisal kajian ilmiah.

"Kebersamaan pada setiap kegiatan kerjasama: olah raga atau kajian ilmiah dan lain-lain," pungkasnya.

Reported by : SEMA-FDI reporters.

Komentar (0)

Tertarik untuk ikut berdiskusi?

Masuk ke Akun

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Artikel Terkait

Lihat Kategori
المزج المعرفي بين المعتزلة والأشعرية على البنية العقدية المتحدة: قراءة في الفكر الكلامي عند محمد عبده
ArtikelTulisan 2019 - 2025
19 Mar 2025
14 menit baca

المزج المعرفي بين المعتزلة والأشعرية على البنية العقدية المتحدة: قراءة في الفكر الكلامي عند محمد عبده

قام محمد عبده بمشروع تكوين الفكر الكلامي المستجد عنده. فمزج عبده بين الفكر الاعتزالي والفكر الأشعري على بنية الفلسفة الكلامية المتحدة. فبدأ عبده مشرو...