Pendapat Komaruzzaman Soal Kenajahan

Pendapat Komaruzzaman Soal Kenajahan

SEMA-FDI
4 Desember 2015
3 menit 0 views
Jum'at, 4 Desember 2015 | 22.01 CLT
Ketua Majelis Penasehat Besar (MPB) SEMA-FDI Kairo H. Komaruzzaman Hasibuan, Lc.Dipl. (kiri) memberikan apresiasi kepada Ketua Dewan Pengurus Harian (DPH) SEMA-FDI Kairo Asroruddin Alie Shodiqin (kanan) di Kairo, Sabtu (13/12/2014) sore.
semafdicairo.org, Kairo —  Tidak sedikitnya anggota senat yang belum najah di tahun kemarin diduga bukan permasalahan kemampuan yang dimiliki mahasiswa. Masalah itu lebih pada pribadi mahasiswa tersebut, maukah ia belajar atau tidak.

Hal ini terus menjadi sorotan pengurus senat. Tak terkecuali Ketua Majelis Penasehat Besar (MPB) SEMA-FDI Komaruzzaman Hasibuan. 

Komaruzzaman melihat ada peran senior dalam hal fasilitas belajar dan kegiatan bimbel. Namun menurutnya, hal terpenting bagi mahasiswa untuk najah, adalah kesadaran diri dan kemauan yang kuat untuk belajar.

"Yang paling menonjol masalah pribadi, memang senior membantu, tapi pada hakikatnya kembali pada pribadi,"  kata Komaruzzaman di akhir metting bersama DPK dan DPH SEMA-FDI di Kairo, Kamis (4/12/2015) malam.

Ketua MPB senat itu menilai, banyak mahasiswa Masisir yang sebelumnya di Indonesia berprestasi, tetapi dalam perjalanan studinya di Al-Azhar mengalami penurunan bahkan unstuck dari studinya di Al-Azhar, hal itu dikarenakan keengganan mereka dalam belajar dan berlatih.

“Bukan karena gak bisa tapi gak mau, gak belajar,” katanya.

Komaruzzaman mengakui, Masisir dari dulu sampai saat ini memiliki keunikan jika dibandingkan dengan di Indonesia. Yang mana di Kairo banyak bimbel dan tidak ditarik biaya, justru malah dapat teh. Sehingga, lebih mempermudah lagi fasilitas belajar dan kenajahan bagi para mahasiswa. 

"Di sini bimbel banyak, kalau di sini bimbel gak bayar, malah dapat teh," pungkasnya.

Reported by : SEMA-FDI reporters

Komentar (0)

Tertarik untuk ikut berdiskusi?

Masuk ke Akun

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Artikel Terkait

Lihat Kategori
المزج المعرفي بين المعتزلة والأشعرية على البنية العقدية المتحدة: قراءة في الفكر الكلامي عند محمد عبده
ArtikelTulisan 2019 - 2025
19 Mar 2025
14 menit baca

المزج المعرفي بين المعتزلة والأشعرية على البنية العقدية المتحدة: قراءة في الفكر الكلامي عند محمد عبده

قام محمد عبده بمشروع تكوين الفكر الكلامي المستجد عنده. فمزج عبده بين الفكر الاعتزالي والفكر الأشعري على بنية الفلسفة الكلامية المتحدة. فبدأ عبده مشرو...